Showing posts with label black. Show all posts
Showing posts with label black. Show all posts

Monday, January 16, 2017

Black Mirror

 Black Mirror


Serial satu ini direkomendasikan seorang teman, adik kelas di kampus, a fellow blogger Coklat dan Hujan. Nggak ada ekspektasi apa pas nonton karena memang nggak dikasih spoiler. Actually, awalnya dititipin download aja sama dia, terus pas ditanya serialnya gimana, dia jawab 'rame'. Well, berhubung sedang butuh tontonan lain yang agak beda, jadi memutuskan untuk nonton. Hasilnya? Waaayyy too real to the point of scaring. Bukan, ini bukan horor kok.
Black Mirror is an exaggerated version of modern life. Hence the title Black - Mirror (cermin hitam). It depict our everyday life so perfectly...in a way. Mencoba untuk memunculkan ke-semu-an kehidupan modern, termasuk dengan kemajuan teknologinya. Buat saya kontennya more graphic than porn, so to speak. No, its no porn. Serial ini sarat makna kalau kita bisa membandingkannya dengan kehidupan sekarang. Untuk kalian yang nggak suka film yang kebanyakan percakapan dan bikin mikir, you might want to skip this.

Storyline and Plot
Perlu diketahui Black Mirror memiliki cerita dan karakter yang berbeda pada setiap episodenya. Meski begitu, semuanya memiliki benang merah yang sama yaitu Mirroring atau mencerminkan kehidupan masa kini. Membahas kesemuan hidup karena perkembangan teknologi. Mengupas hal-hal yang terkesampingkan atau malah menjadi masalah saking canggihnya teknologi. Seperti sosial media, cloud storage, online gaming, dst. Black Mirror menghadirkan sebuah cerita yang menyentuh salah satu tema pada setiap episodenya. Mulai dari politik, industri hiburan hingga kehidupan pribadi.
Musim tayang pertama bertema politik, industri hiburan, dan hubungan pernikahan. Masing-masing satu episode.
Di episode pertama bercerita tentang ancaman pada Perdana Menteri Inggris. Si pelaku menculik putri kerajaan sebagai alat untuk memaksa Perdana Menteri melakukan keinginannya. Permintaan penculik ini begitu mencengangkan dan membuat geger seluruh dunia. Pihak pemerintahan Inggris berusaha menutup rapat kasus ini tetapi, sang penculik mengunggah video ancamannya di sosial media yang bisa diakses bebas dan dalam hitungan menit saja, sudah menyebar ke se-antero kerajaan. Singkat cerita, si Perdana Menteri dengan berat hati melakukan permintaan si pelaku demi kebebasan sang Putri yang begitu dipuja rakyatnya. Tak lama sang Putri pun terlihat di tempat keramaian. Sementara kemudian, si pelaku ditemukan menggantung dirinya.
Episode pertama ini menggambarkan betapa kuatnya pengaruh media sosial. Sosok perdana menteri dan kekuatan kerajaanpun tak sanggup membendung penyebaran berita. Diluar itu, detail bagaimana pihak pemerintahan mencoba memanipulasi media untuk mencegah penyebaran serta bagaimana media 'melakukan apapun' demi 'kesegaran' dan 'keterbaruan' berita mereka menjadi cermin atau bahkan pencerminan untuk kehidupan masyarakat masa kini. Tak lupa dengan reaksi masyarakat sendiri, pro-kontra sudah sewajarnya. Itulah yang menggiring Perdana Menteri mengambil sikap atau mungkin sebaliknya hehehe, who knows.

Spoilernya segitu aja ya, selebihnya nonton sendiri. Saat ini sedang menginjak musim ke-4. No worries, satu musim tayang hanya 3-4 episode saja dengan durasi masing-masing episode hanya 40-50 menit. Its less than Sherlock, way less but its good. So, check it please. Black Mirror bisa menjadi semacam eye opener. Terlepas dari benar atau nggaknya, toh ini cuma film hehehe. Banyak hal yang bisa dipetik. Bagaimana memposisikan diri kita dalam masyarakat, how to handle a social media (our own post or others). Yang paling penting adalah, people remember, good or bad is relative. Society has its own moral code, to follow or not to is a choice we have to make everyday to determine our place. Do you want this world to be a better place or simple a peaceful one? Pertanyaan yang filosofis, sangat mendasar bukan? Di tengah hiruk pikuk kehidupan dan perkembangan teknologi, kira-kira pertanyaan itu yang ingin di jawab dengan Black Mirror. Buat saya 9/10 nilainya.



Season 1
Season 2 + White Christmast Edition
Season 3

pass if needed : BlackMirrorbyTante_Inez


Monday, November 14, 2016

Black Sails : Piracy at its best

BLACK SAILS



Black Sails bertemakan bajak laut. Untuk kalian yang suka nonton Pirates of The Carribean mungkin akan suka. Serial ini menyasar kalangan dewasa karena konten nudity dan gore yang lumayan. Kesan pertama nonton adalah "dirty". Maksudnya memang karena settingnya di abad 18 juga tentang bajak laut, kata 'kotor' ini diterapkan untuk semua hal. Secara literal memang kotor alias caludih kalau bahasa sundanya. Selebihnya ya diterjemahkan sendiri sesuai konten dewasa yang ada. Serial ini diperuntukkan bagi penonton dewasa, terutama yang nggak keberatan dengan ragam sexual orientation. Paham kan ya? Terlepas dari skin eksposure dan fan service-nya, Black Sails punya cerita yang kuat bersumber dari dendam kesumat dan mimpi rakyat jelata untuk hidup lebih baik.

STORY
Adalah Captain Flint yang jadi sentral cerita. Tentang sepak terjangnya sebagai kapten bajak laut yang paling disegani rekannya dan paling ditakuti para pedagang. Ia bekerja sama dengan Eleanor Guthrie untuk mengelola sebuah pulau sarang perompak di kawasan karibia bernama Nassay. Tokoh antagonisnya adalah Kapten Charles Vane beserta orang kepercayaannya Rackham dan Anne. Tim Vane bersaing dengan Tim Flint dalam hal mendulang kesuksesan di lautan sekaligus aliansi dengan Eleanor. Tak ada yang tahu bahwa reputasi dan kejayaan Flint bukan semata untuk materi, Miranda Barlow menjadi bagian dari sejarah kelam Flint. Flint sendiri adalah seorang Admiral (kapten kapal) sebelum akhirnya tenggelam dalam dunia bajak laut. Dia bersama Miranda datang ke pulau tersebut dengan sebuah misi. Setelah sekian lamanya, Miranda menganggap misinya hanyalah mimpi sementara Flint masih terus mengejar. Flint masih belum menemukan yang dia cari.
Pencarian harta karun terbesar, perburuan kapal dagang spanyol, konflik diantara anak buah kapal hingga intrik politik mewarnai cerita Black Sails.

PLOT
Fokus Black Sails adalah pada cerita tentang Capt. Flint. Bagaimana dia berusaha mengembalikan nama baiknya beserta someone specialnya dan Miranda Barlow. Beberapa twist tak terduga dan cliffhanger di akhir season menjadi daya tarik tersendiri. Perkembangan ceritanya bisa dibilang lambat mm... mungkin lebih tepatnya penonton kadang yang telat menyadari hingga jadinya bingung sendiri. Aha moment hampir selalu terjadi di last minute dan dengan cepat ceritanya berputar. Di serial ini buat saya terlalu banyak 'almost moment' atau plot yang 'nyaris' sehingga kadang bikin kesel dan capek nontonnya. At some point you just got bored and stop watching or simply skipping most part. What keeps me going adalah balas dendam flint kepada kerajaan Inggris terlebih setelah tragedi Miranda Barlow. Itu satu. Kedua adalah nasib Eleanor Guthrie untuk kembali memegang kendali Nassau dengan memanfaatkan Armada Laut Inggris yang menangkapnya. The rest is just...

Karakter
Favorit saya sebenarnya Miranda Barlow tapi sayang nasibnya kurang bagus sehingga beralih ke Eleanor. Miranda adalah wanita cerdas dan kuat, miriplah dengan Eleanor. Bisa dibilang kalo Miranda ini versi dewasa dari Eleanor hehehe... Louise Barnes sebagai Miranda dan Hannah New sebagai Eleanor memerankan dengan karakter tersebut dengan pas.
Ada satu karakter yang jadi wildcard di sini, Max namanya. Max diperankan oleh Jessica Parker Kennedy. Max berubah haluan dari seorang protagonis menjadi antagonis di mata saya. Bisa dibilang, kekacauan rencana Flint dan stabilitas Nassau adalah akibat ulahnya hahaha. Keren.

Overall
Serial ini menarik buat saya karena memang saya fans-nya Pirates Of Carribean. Ketika PoC bergelut dengan mitos mistis, Black Sails lebih realistis. Konflik perburuan harta karun, kapal dagang dan dendam kesumat membuat BS menjadi easy to relate. Hal yang menjadi BS nggak jadi favorit adalah ke 'dirty'-annya baik secara harfiah ataupun perumpamaan hehehe. Too much skin and dirt..just...too much. Well, itulah pendapat saya tentang Black Sails. I'm not a critics, just a person that happens to like watching.


Filmnya Disini