Showing posts with label HD. Show all posts
Showing posts with label HD. Show all posts

Monday, October 3, 2016

The Americans Series

The Americans : TV Series



THE AMERICANS adalah salah satu serial yang saya ikuti. Tema-nya tentang spy di masa perang dingin antara Amerika dengan Rusia. Jangan berharap melihat gadget canggih layakanya Bond atau Mission Impossible karena bisa dibilang genre-nya adalah drama.
Serial ini terinspirasi oleh buku yang di tulis oleh seorang mantan agen CIA-Amerika. Dia melihat betapa besarnya dampak 'operasi' pada para agen CIA dan kehidupan keluarganya. Everything is not the same anymore, kira-kira begitulah. Sang penulis sudah menyiapkan script untuk pilot episode jauh sebelum ide serial ini muncul. Anggaplah takdir, si penulis dipertemukan dengan produser dan jadilah serial ini.

Story
Menurut si penulis, The Americans adalah a story about marriage. Why is that?
Serial ini fokus pada dua orang mata-mata Rusia yang di tanam di Amerika. Cover mereka adalah sebagai sepasang suami istri, an Americans citizen with American dreams. (hence : The Americans title). Philip dan Elizabeth Jennings adalah nama samaran mereka, mereka memiliki dua orang anak, Henry si bungsu dan Pagie si sulung. Philip dan Elizabeth bekerja sebagai pemilik travel agent di siang hari dan malam hari sebagai mata-mata Rusia.
Stan Beeman adalah tetangga The Jennings, yang bekerja sebagai staf counter-intelligence untuk FBI. Philip dan Stan bertetangga dan berteman baik tanpa Stan tahu bahwa Philip adalah "the illegal" (sebutan untuk spy yang di tanam). Stan kemudian terlibat perselingkuhan dengan salah satu "Rezidentura" yakni sebutan untuk warga Rusia yang bekerja di kedutaan Rusia di Amerika bernama Nina. Di bawah ancaman Stan, Nina menjadi mata-mata Amerika meski akhirnya rodapun berputar dan Stan-lah yang menjadi mata-mata Rusia.

The Jennings, they're so deep in cover hingga mereka membentuk sebuah cover-family. At this point sudah saru manakah real life mereka? Apakah anak-anak mereka ini hanya cover atau benar-benar keluarga? Apakah pernikahan mereka ini sebatas cover atau benar-benar sebuah relationship? Konflik inilah yang di ramu dalam serial ini. Sebagai resiko pekerjaan (as spy not travel agent hehe) Philip dan Elizabeth diharuskan untuk menciptakan alias dan karakter baru yang nyata. Disinilah the web of lies terbentuk. Mereka harus berbohong pada semua orang, agar identitas mereka tidak diketahui. Will they survive the mission? Lalu bagaimana nasib Paige dan Henry?

Cast and Character
I'm amazed with Kerri Russel yang memerankan Elizabeth. Tatapannya, ekspresi wajahnya, gesture-nya semuanya pas memerankan sosok yang penuh kehati-hatian, yet vulnerable at the same time.
Karakter Paige menjadi favorit saya dan Holly Taylor mengeksekusinya dengan sempurna. Sebagai anak yang tumbuh menjadi remaja, mencari jati diri dan penuh rasa ingin tahu, Paige menjadi wildcard hampir di sepanjang musim tayang. Sikap, ide dan perilakunya yang unexpected seringkali membuat Philip dan Elizabeth kewalahan.

Overall
Serial ini sarat Drama, meski nggak se-pelik True Detective. Aksinya juga nggak terlalu banyak. Meski begitu disarankan untuk 18+ karena nudity content serta aksi gore-nya. If you're looking for a serious and short series, this will be good. And, if you like family conflict theme and the 80's you would love it. It keeps me going for another season every time i watch. Kadang memang terasa lamaaaa karena alurnya agak lambat, tapi nggak terasa udah jalan nonton season 3. Oya, serial ini sudah menginjak musim ke 4 tahun ini dan sedang proses produksi season 5. Kabarnya akan berakhir di season 6.

Season 1
Season 2 
Season 3
Season 4
pass:subtitle-zen-by-tante-inez
please do check this page or subscribe for further update on other season link.

I'm using LINKSHRINK.NET for the links, here for my referral.

Wednesday, April 9, 2014

12 Years A Slave




Director : Steve McQueen
Screenplay : John Ridley
Music : Hans Zimmer
Cinematography : Sean Bobbit
Starring : Chiwetel Ejiofor, Michael Fassbender, Benedict Cumberbatch, Paul Dano, Paul Giamati, Lupita Nyong'o, Sarah Paulson, Brad Pitt, Alfre Woodard
Award : Oscar 2014 Best Motion Picture of The Year, Best Supporting Actress, Best Adapted Screenplay.

Synopsis
 Film ini berkisah tentang Solomon Northup, seorang pria bebas berkulit hitam dari New York yang terjebak dalam perbudakan. Kisah bermula ketika Solomon membantu sekelompok penghibur sebagai pemain biola yang menuju Washington.Suatu hari, Solomon mabuk berat dan ketika ia sadarkan diri, dia berada dalam sebuah ruangan dengan tangan dirantai. Seseorang masuk dan mengatakan bahwa Solomon adalah seorang budak.
Berbagai cara dilakukan Solomon untuk membuktikan bahwa ia pria bebas bukan budak belian, tapi tanpa surat tanda kebebasan dia tak berdaya. Selama 12 tahun Solomon menjadi budak di Virginia, berganti Tuan dan berganti pengalaman hidup. Sampai akhirnya dia bertemu dengan Mr. Bass seorang tukang kayu yang bersimpati pada budak-budak Mr. Epps, rekan kerjanya.

Review
Ini adalah film berdurasi panjang yang mendayu-dayu. Menggambarkan dengan penuh dan riil bagaimana kehidupan para budak di masa itu, lengkap dengan sedikit "gore" penyiksaan pada mereka. Sepertinya itulah yang membuat film ini menjadi jawara oscar 2014. Film ini berhasil menyuguhkan penonton sebuah tayangan yang membuat kita larut dan merasakan kepedihan Solomon.
Untuk seluruh cast saya acungi jempol, totalitasnya sangat terasa sampai-sampai saya berpikir "Apa yang ada dalam hati mereka saat memerankan tokoh-tokoh itu?" Terutama untuk Mr.Epps (Michael Fassbender) yang memerankan seorang sadistik, atau Patsey (Lupita Nyong'o) yang menjadi korban kekerasan Mr.Epps. No wonder ketika Lupita menjadi best supporting actress, scene-scene yang harus dia lakukan benar-benar membuat merinding pedih.
Untuk sinematografi dan screenplay saya juga acung jempol. Beauty shot-nya luar biasa. Pengambilan gambar dibuat se-minimal mungkin untuk memperlihatkan kekerasan pada para budak tapi cukup menggambarkan "beratnya" penyiksaan saat itu. Untuk sebuah film adaptasi, meski saya belum baca, sepertinya sudah mendetail dan saya katakan sukses mengadaptasi. Saya yakin cerita dalam bukunya jauh lebih detail lagi karena memang itu adalah true story, dan Solomon sendiri yang menulisnya.
All in all, memang seperti inilah film yang layak memenangkan Oscar. Film yang membuat penonton seolah bisa bersentuhan dengan realita dalam filmnya.

Download Indonesian Subtitle 
Translated by tante_inez
Sync and edited by Indowebster West Movie Subbing Team